Cara Membersihkan Luka dengan Benar

Pertolongan pertama saat seseorang mengalami luka adalah membersihkan area luka agar tidak ada kotoran atau bakteri yang masuk. Tak sedikit masyarakat di Indonesia masih menggunakan alkohol untuk membersihkan luka.

Alkohol merupakan cairan yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri, namun perlu dihindari pemakaiannya jika kamu terluka. Karena cairan tersebut memiliki efek berupa sensasi terbakar pada kulit dan dapat merusak jaringan sehat, sehingga akan memperlambat proses penyembuhan.

Lalu bagaimana cara yang tepat untuk membersihkan luka? Berikut tips yang bisa kamu ikuti?

Persiapan

Sebelum kamu membersihkan luka, pastikan telah mencuci tangan dengan sabun dan air bersih. Selain itu, siapkan juga peralatan yang dibutuhkan seperti sarung tangan medis, pinset steril, salep, kapas, dan perban.

Hentikan Pendarahan

Jika luka masih berdarah, gunakan kain bersih atau kapas steril untuk menekan luka dengan lembut. Tekan selama beberapa menit sampai pendarahan berhenti.

Bersihkan Luka

  • Bilas dengan air mengalir untuk membersihkan luka. Air bersih adalah pilihan terbaik karena dapat menghilangkan kotoran tanpa merusak jaringan lebih lanjut. Jangan gunakan alkohol atau hidrogen peroksida pada luka karena dapat merusak jaringan.
  • Jika luka terkena kotoran yang sulit dihilangkan, kamu dapat menggunakan sabun khusus cuci luka. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter jika luka tersebut sangat kotor.
  • Saat membersihkan luka, hindari menggosok terlalu keras, karena ini dapat merusak jaringan baru yang sedang tumbuh.
  • Jika ada serpihan atau benda asing berukuran kecil, ambilah secara perlahan menggunakan pinset yang steril.

Gunakan Salep Metcovazin

Setelah luka dibersihkan, gunakan salep Metcovazin Regular dan Red untuk membantu proses penyembuhan luka menjadi optimal.

Metcovazin Reguler adalah balutan yang mengandung formula aktif Zinc Oxide dan Chitosan sehingga dapat digunakan untuk luka yang mengeluarkan cairan berlebih seperti nanah, luka diabetes, luka bakar, luka tekan (press injury), abses, cantengan, luka post kecelekaan, luka kanker, dan luka kronis lainnya.

Selain itu, kamu bisa menggunakan salep Metcovazin Red  yang mengandung beberapa formula aktif, salah satunya Hyaluronate Acid. Kandungan tersebut dapat meredakan peradangan, menstabilkan jaringan granulasi, mengurangi jaringan parut dan mencegah terbentuknya bekas luka. Metcovazin Red bisa digunakan untuk jenis luka eksim, luka lecet, ruam, luka bakar minor, dan luka berwarna dasar merah atau pink.

Tutupi Luka

Setelah luka dibersihkan dan diolesi salep, tutupi luka dengan kasa, perban steril atau plester yang dirancang khusus untuk luka. Pastikan perban tidak terlalu ketat dan longgar agar luka mendapatkan sirkulasi udara dan terlindungi dari kontaminasi bakteri.

Perawatan Lanjutan

Setelah luka tertutup, penting untuk menjaga kebersihan luka dengan rutin mengganti perban atau plester. Jika luka terasa sakit, merah, bengkak, atau ada tanda-tanda infeksi lainnya, segera hubungi dokter.

Membersihkan luka dengan benar adalah langkah awal yang penting dalam proses penyembuhan. Dengan mengikuti panduan di atas, kamu dapat membantu mencegah infeksi dan memastikan bahwa luka sembuh dengan baik.

Untuk sahabat yang ingin berkonsultasi, bisa mengunjungi website resmi kami di Metcovazin.id atau hubungi melalui Whatsapp kami untuk membahas lebih lanjut terkait hal ini.

 

Penulis : Jesica Tamara, S.I.Kom 

Penyunting : Ns. Eviyanti Nurmalasari, S. Kep., CWCC

 

Referensi:

UPMC Health Beat. (2021). How to Clean a Wound. How to Clean a Wound | UPMC HealthBeat diakses pada tanggal 14 September 2023

National Health Service. (2021). How Do I Clean a Wound?. How do I clean a wound? - NHS (www.nhs.uk) diakses pada tanggal 14 September 2023

 

WebMD. (2022). Slideshow: Wound Care True or False. First Aid True or False – Caring for Cuts, Scrapes, Burns, Wounds (webmd.com) diakses pada tanggal 14 September 2023